Bayar SETELAH BARANG SAMPAI

Jumat, Januari 15, 2016

Waspadai Sinar Ultraviolet Sebabkan Katarak

Waspadai Sinar Ultraviolet Sebabkan Katarak,- jangan abaikan penyakit mata bernam,a KATARAK, kurangnya kefahaman akan bahaya katarak membuat penyakit katarak mudah merebah kemana mana, hingga indonesia sendiri di sebut sebagai negara dengan penderita katarak tertinggi se ASEAN. Bisa anda bayangkan begitu banyaknya para pasien korban katarak. Pengobatan dengan cara operasi yang menelan biaya tidak sedikit juga menjadi masalah selanjutnya, meski kini banyak para penggalang bakti sosial yangmenyediakan pengobatan mata katarak gratis banyak masyarakat yang acu, karena ada yang beranggapan lebih baik buta dari pada di operasi, padahal itu salah besar. Pengobatan mata katarak itu harus, jika mata sudah tidakmelihat maka gangguan tidak hanya akan di rasakansendiri tapi juga orang lain, anda akan merepotkan dan juga sulit untuk beraktifitas, karena sumber penglohatan nmata menjadi gelap.

Nah salah satu penyebab terjadinya katarak adalah paparan sinar UV ( ultra violet ) yang masuk pada mata, sinar matahari sekarang beda dengan sinar matahari yang dulu dimana atmosfernya masih bagus dan tidak membahayakan, sekarang atmosfer bolong sehingg sinar matahari langsung masuk ke bumi tanpa adanya penyaringanterlebih dahulu. katarak akibat UV bisa di cegah, caranya dengan memakai kaca mata hitam

Waspadai Sinar Ultraviolet Sebabkan Katarak

 Cara Mengobati Mata Katarak Tanpa Operasi

Katarak atau kekeruhan lensa mata masih memesan pertama sebagai penyebab kebutaan di dunia, termasuk di Indonesia. Menteri Kesehatan Nila F. Moeloek mengatakan, lebih dari 50 persen dari kebutaan yang disebabkan oleh katarak.

Ada beberapa faktor yang dapat menyebabkan seseorang menderita katarak. Salah satu faktor yang paling umum adalah usia. Itu sebabnya, pasien katarak biasanya tua, lebih dari 50 tahun.

Namun ternyata katarak juga dapat menyerang usia muda. Dokter Spesialis Mata Setiyo Budi Riyanto mengatakan, mereka terserang katarak karena terlalu banyak paparan sinar ultraviolet.

"Indonesia mendapat sinar matahari untuk waktu yang lama. Selain penuaan, sinar UV adalah lensa menyebabkan utama kekerihan mata kita," kata dokter Setiyo konferensi pers di Rumah Sakit JEC, Garden, Jakarta.

Dia menjelaskan bahwa ada perubahan metabolik pada lensa mata yang disebabkan oleh paparan sinar ultraviolet. Akibatnya, lensa menjadi keruh dijelaskan sebelumnya.

Aku ingin tahu apakah terlalu banyak penderita katarak di daerah pesisir. Banyak nelayan yang akhirnya harus menderita katarak karena terlalu banyak kondisi dan sinar ultraviolet langsung.

Bahkan, Setiyo mengungkapkan katarak juga dapat terjadi sebagai bayi. Salah satu alasannya adalah bahwa sementara isi Inu terkena virus rubella.

"Jika orang tua catatan serius, itu berarti ada mahasiswa putih. Harus hitam," kata Ketua Indonesian Society of Katarak dan Peso bias ini.

Umumnya tidak mengerti tentang katarak

Dari banyak tempat telah dikunjungi Setiyo melakukan operasi katarak gratis, seperti Rangkas Bitung dan Mumbai, masih banyak orang yang tidak mengerti dan menyadari bahwa ia menderita katarak. Kebanyakan meremehkan visual yang merasa gangguan.

"Mereka hanya merasa visinya kabur, kabur, melihat cahaya bohlam rusak, visi dalam ruang gelap. Biasanya mereka mengeluh tentang dan kiri saja tidak dibawa ke dokter," kata Setiyo.

Bahkan mengetahui bahwa katarak, kata Setiyo, rupanya takut operasi. Mungkin juga mudah menyebabkan penderita katarak di Indonesia tinggi. Kedua hanya ke Etiopia dengan jumlah tertinggi kebutaan.

Meskipun teknologi ini sekarang sangat maju operasi katarak. Tidak ada pisau, tidak ada pendarahan dan luka berarti. Setiyo mengatakan pemulihan sangat cepat.

Sekarang pemerintah sedang mencoba untuk menyelesaikan total katarak di Indonesia sehingga 2020 bisa menjadi katarak gratis Indonesia. Untuk diperkirakan penderita katarak akan dijalankan untuk memulihkan dan kembali normal.

Data dari Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2013 yang dikeluarkan oleh Departemen Kesehatan, prevalensi katarak adalah 0,1 persen per tahun. Ini berarti bahwa dari 1000 ada penderita katarak baru.

Bila dilihat dari jumlah penduduk Indonesia 250 juta orang, yang berarti ada sekitar 250 ribu kasus baru katarak setiap tahun.

Dibandingkan dengan orang-orang di negara-negara lain, penduduk Indonesia memiliki kecenderungan untuk menderita katarak 15 tahun lebih cepat daripada orang di daerah subtropis. Jika katarak biasanya menyerang orang di atas usia 50 tahun, 16-22 persen di Indonesia pada usia 50 tahun.
Waspadai Sinar Ultraviolet Sebabkan Katarak


0 komentar:

Posting Komentar

Cara Mengobati Tuba Falopi Tersumbat

Cara Mengobati Mata Katarak Tanpa Operasi

Cara Pemesanan Eye Care SOftgel

Kode Produk : ECS-AC


Format SMS pemesanan, Ketik-kan :

ECS-AC: Jumlah Pesanan : Nama Lengkap : Alamat Lengkap : No Hp anda Kirim Ke 0821 1960 2100

Kirim ke : 0821.1960.2100

Kontak Kami :
Konsul: 0821.1960.3637
WhatsApp : 085.220.295.364
Line : tokoacep
fb : konsultasi toko acep

No Rekening Untuk Transfer



* Semua No Rekening a/n Acep Suherman Jangan Transfer Ke NO rekening Selain di atas.

Popular Posts

TOKO ACEP @2016. Diberdayakan oleh Blogger.